Layanan “E-Wallet” Lintas Operator

Posted: April 14, 2011 in Economic, Technology
Tags: , ,

Menurut pengamat IT, Drs. Dadang Hermawan, Ak.,M.M.,untuk masyarakat tertentu layanan e-wallet memang bermanfaat, terutama masyarakat yang berpenghasilan di atas rata-rata kebutuhan hidup minimum.

Dadang Hermawan

“Layanan e-wallet ini sama seperti transaksi menggunakan ATM. Para pengguna ponsel harus registrasi terlebih dahulu ke operator seluler untuk mengaktifkan layanan e-wallet. Kemudian mereka harus membeli (mengisi) e-wallet ke tempat-tempat yang ditunjuk operator tersebut. Para pengguna e-wallet dapat langsung membeli barang (merchandise) dari outlet-outlet yang telah menggunakan layanan e-wallet. Pengguna juga dapat mencairkan (menguangkan), mentransfer antar pengguna e-wallet. Sehingga cukup banyak jenis transaksi yang dapat dilakukan. Tetapi, hanya golongan yang berpenghasilan lebih  yang dapat menggunakanya secara rutin,” papar Ketua Stikom Bali ini.

Ia melihat masyarakat secara umum lebih percaya sistem konvensional ketimbang memanfaatkan teknologi. karena tingkat pemahaman masayarakat yang masih kurang. Di samping itu juga sistem pembayaran dengan menggunakan teknologi masih menimbulkan rasa was-was. “Sistem konvensional memberikan bukti nyata, bahwa proses transaksi telah berlangsung. Kedua belah pihak telah secara lansung melakukan transaksi. Sedangkan transaksi dengan memanfaatkan teknologi, ada pihak ketiga yang menjembatani proses transaksi. Ada kalanya dibutuhkan waktu sampai transaksi benar-benar berhasil. Kadang terjadi gangguan teknologi, sehingga mengakibatkan transaksi gagal, ataupun transaksi telah berhasil, namun bukti transaksi tidak muncul. Hal tersebut mengakibatkan sebuah transaksi elektronik memiliki sisi kekurangnyamanan yang kadang menimbulkan keresahan pada pengguna transaksi elektronik,” jelasnya.

Namun, transaksi elektronik sangat membantu, manakala transaksi dilakukan oleh orang yang berada dalam wilayah yang berbeda, atau juga dalam jumlah yang sangat besar. Dari sisi keamanan, dengan jumlah transaksi yang sangat besar, maka transaksi konvensional sangat tidak efektif.

Untuk mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan ponsel sesuai keperluan, Dadang memberi saran. Edukasi bisa melalui berbagai iklan layanan masyarakat, poster, dll yang memberikan informasi penggunakan ponsel yang tepat dan benar. Media cetak dan elektronik juga dinilai sangat berperan dalam memberikan informasi penggunaan layanan ponsel yang benar.

Kepada operator seluler, ia mengharapkan agar memperbanyak jaringan toko-toko yang menggunakan transaksi e-wallet. Selain itu perlu peningkatan sistem keamanan yang berlapis untuk mencegah rasa was-was dari para pengguna. “Antar operator perlu memikirkan layanan e-wallet lintas operator  untuk transfer dana, dll serta bekerja sama dengan bank, sehingga dapat dilakukan transfer dari dan ke e-wallet ke rekening bank,” tandasnya. —wah

Comments
  1. neng glis says:

    betul brow, brow kan pawang di lp dulu heee lp3i bali, salm brow

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s