Menggairahkan Olahraga Sepatu Roda

Posted: February 5, 2011 in Sport
Tags: , , ,

Minggu pagi kawasan Renon dipadati orang yang berolahraga. Ada yang hanya berjalan kaki, ada yang lari, bersepeda, bermain skateboard, dan sepatu roda (inline skate). Khusus untuk sepatu roda, baru muncul lagi sejak Juli 2010. Kini para penggemar olahraga sepatu roda ini mengumpulkan diri dalam sebuah komunitas bernama Bali Inline Skate (BIS).

Derry Mark (7,5) rutin ke Renon bersama orangtuanya. Suasana Renon yang biasanya padat lalu lintas memang berubah pada hari Minggu. Program car free day memang berhasil menjadi renon sebagai sentra beragam aktivitas yang bebas dari asap kendaraan bermotor.

Suatu ketika, perhatian Derry tertuju pada kumpulan orang-orang yang bermain sepatu roda di depan Monumen Perjuangan Bajra Sandi. Mereka terlihat lihai meliuk-liukan tubuhnya dan melaju kencang dengan bantuan sepatu roda. Siswa kelas II SD ini pun mengajak ibunya mendekati tempat tersebut. Derry benar-benar tertarik. Ia pun minta dibelikan sepatu roda. “Sejak melihat orang main sepatu roda, Derry sudah tertarik dan ingin mencoba. Ia pun saya belikan sepatu roda. Minggu berikutnya kami ke Renon lagi dan bergabung dengan komunitas sepatu roda untuk belajar bermain sepatu roda,” ungkap Made Mas, ibu Derry.

Perlengkapan standar mulai dari sepatu, helm, pelindung lutut, dan pelindung siku pun dikenakan Derry saat belajar bermain sepatu roda. Karena niatnya yang kuat, Derry bisa cepat menguasai olahraga ini. Ia mendapat bimbingan dari Iwan Ardianto, ketua BIS. Derry lalu mengajak ibunya ikut bermain sepatu roda. “Saya akhirnya ikut main sepatu roda. Derry yang ngasi semangat. Ya..lumayanlah untuk cari keringat,” kata Mas yang baru dua minggu berlatih tetapi sudah ikut aksi street skating keliling Denpasar bersama Telkomsel.

David Allen juga termasuk yang orang getol berlatih sepatu roda. Tahun 1995, pria yang kerap menjadi MC ini sudah mengenal sepatu roda atau yang kala itu tenar dengan nama roller blade. Namun, seiring perjalanan waktu, olahraga sepatu roda ini meredup. “Sekarang aku mulai lagi main sepatu roda. Sembari olahraga bisa menambah teman. Saat ini komunitas BIS sudah mencapai 90 orang,” ujarnya. David yang mengelola AnakRadio Management dan AnakRadio Production juga menjadikan kantornya di kawasan Jalan Mahendradatta sebagai sekretariat BIS.

Ia berharap dengan makin dikenalnya sepatu roda, akan muncul banyak bibit-bibit potensial khususnya dari kalangan anak-anak. Ketut Sukamara mengatakan hal senada dengan David. Pemilik biro perjalanan ini ingin sepatu roda bergairah kembali. “Saya dari dulu sudah senang sepatu roda. Begitu ketemu Iwan, kami langsung klop. Apalagi teman-teman yang bergabung makin banyak. Ini menunjukkan potensi untuk melahirkan atlet-atlet sepatu roda sangat terbuka lebar,” ujarnya seraya mengatakan anaknya yang berusia 9 tahun juga diajak bermain sepatu roda.

Ke depan, mereka berharap bisa membuat kompetisi untuk para penggemar sepatu roda. Untuk itu, Iwan, David, Sukamara, dan komunitas BIS berharap ada perhatian pemerintah dengan menyiapkan skatepark yang bisa dimanfaatkan pengguna sepatu roda dan skate board. “Berolahraga bisa membuat anak-anak dan remaja lebih disiplin. Mereka bisa memanfaatkan potensinya untuk menggapai prestasi, dari pada melakukan hal-hal negatif,” tandas Sukamara.

Aktivitas olahraga sepatu roda di Renon, Denpasar

Iwan menambahkan, untuk bergabung dengan komunitas BIS, ia mempersilakan untuk datang ke Renon tiap Minggu pagi. “Selain di Renon, kami juga rutin berkumpul tiga kali seminggu. Jangan khawatir kalau tidak punya sepatu roda. Bisa pinjam punya teman,” ujarnya. Soal sepatu, Iwan mengatakan kini sudah bermunculan lagi penjual atau distributornya. Harga yang ditawarkan mulai Rp 500 ribu. Sepatu roda ada dua jenis, yakni untuk rekreasi yang memiliki 4 roda di masing-masing sepatu dan untuk agresif atau ekstrem yang hanya menggunakan 2 roda di masing-masing sepatu. –wah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s