Badung dan Duku Haluskan Kulit

Posted: February 5, 2011 in Health
Tags: , , ,

buah duku

Jika ada yang tidak tahu bentuk buah badung, itu wajar. Buah ini berasal dari tanaman yang sudah jarang ditemui alias langka. Hanya orang-orang yang memiliki kepedulian terhadap tanaman langka yang masih memelihara tanaman ini. Demikian pula dengan tanaman duku yang mulai jarang ditemui. Padahal kedua tanaman ini merupakan penghasil buah yang bisa dijadikan bahan pembuat masker atau lulur untuk mengencangkan kulit.

Dalam lontar Usada Ila, disebutkan obat sakit ila, sarananya daun merica, akar pohon awar-awar, akar pohon badung, isin rong wayah, ditumbuk untuk bedak. Obat sakit ila berwarna kemerahan, sarananya kulit kayu base, temugiri, temukonci, bawang putih, dan jangu ditumbuk, diisi cuka tahun untuk bedak. Obat sakit ila, sarananya daun kambo-kambo, daun jeruk rendetan, daun piduh, sulur kantawali, bangle, bawang putih, dan jangu, diramu dengan kapur, ditumbuk, diisi arak, untuk bedak. Obat sakit ila, sarananya sintok, kulit buah badung yang kering, terusi, warangan, gadung cina, bawang putih, dan jangu, ditumbuk diisi air jeruk nipis, untuk obat oles. Obat sakit ila, sarananya kulit kayu kaliasem, kulit kayu pakel, kulit kayu tingulun, bara api, sandawa, bunga cengkeh, bawang putih, jangu. Ini artinya pohon badung memiliki khasiat mulai dari akar hingga buahnya. 

“Buah badung juga berkhasiat untuk kecantikan,” kata Ida Ayu Rusmarini, herbalis yang juga pemilik tanaman langka. Untuk menjadikan buah badung bermanfaat, ia memberikan penjelasan cara pemanfaatannya. Buah badung yang segar diblender lalu disaring. Hasil saringan dicampur dengan tepung beras dan tepung ketan dengan perbandingan 1:1 artinya 1 kg buah badung dicampur dengan 1 kg tepung beras dan 1 sdm tepung ketan. Campuran inilah yang dijadikan bahan lulur atau masker untuk memutihkan kulit.

Selain buah badung segar, ada juga yang memanfaatkan buah badung yang sudah kering. Di pasaran, orang menyebutnya asem kandis. Khasiatnya juga sama dengan buah segar. Bedanya, yang sudah dikeringkan ini lebih tahan lama.

“Buah duku atau ceroring juga demikian. Kulit buahnya bisa dipakai untuk menghaluskan kulit. Proses pembuatannya mirip pengolahan buah badung,” kata perempuan yang mengelola usadha Puri Damai di Banjar Tunon, Desa Singakerta, Ubud, Gianyar ini.

Pohon duku merupakan tanaman khas wilayah tropis. Asal mulanya kemungkinan dari Asia Tenggara bagian barat, tepatnya di Semenanjung Thailand dan Kalimantan Timur.

Di Indonesia sendiri, buah duku tersebar di daerah Sumatera dan Pulau Jawa. Berbuah secara musiman dan hanya setahun sekali. Beberapa varietas yang banyak dikembangkan yakni metasih, condet, kalikajar, dan sebagainya.

Bunga duku mulai bermunculan pada musim penghujan atau September-Oktober. Jangka enam atau tujuh bulan kemudian biasanya sudah menjadi buah yang siap dipanen per Februari-Maret.

Duku, selain bisa dimakan langsung juga bisa dikreasikan menjadi sesuatu yang lebih bernilai jual tinggi bahkan menarik. Seperti misalnya untuk bahan baku selai, isi puding, campuran cocktail buah hingga bahan lulur.

Pohon kemoning yang mulai langka juga memiliki khasiat serupa. Bunga dan buahnya bisa diolah untuk melicinkan kulit dan menambah nutrisi kulit. “Banyak tanaman local yang kini mulai langka yang memiliki khasiat untuk kecantikan dan kesehatan. Sayangnya, orang yang peduli sangat sedikit. Bahkan lebih banyak orang asing yang mau mempelajari khasiat tanaman langka yang ada di Bali khususnya,” tandas penekun herbal sejak 15 tahun silam ini.

Mengenai efek samping dari bahan-bahan tradisional tersebut, PNS di Badan Lingkungan Hidup Gianyar ini mengatakan sampai saat ini belum pernah ada keluhan. –wah

Comments
  1. indah says:

    Dimana bisa dapat bibit buah badung ????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s